• Geosinindo Team

Geomembran: Pengertian, Manfaat, dan Tips Memilihnya

Diperbarui: 2 hari yang lalu


geomembrane

Geomembran merupakan salah satu material geosintetik berbentuk lembaran impermeable yang terbuat dari bahan sintetik semacam plastik. Karakteristiknya kedap terhadap cairan serta dapat dibentuk, disambung, dan digabungkan dengan mudah menggunakan mesin hot wedge maupun extruder.

Berdasarkan material pembuatannya, geomembran terdiri dari beberapa jenis, yaitu HDPE (high density polyethylene), LDPE (low density polyethylene), dan PVC (polyvinyl chloride). Selain bersifat kedap air, material geomembran yang umumnya menggunakan lembaran polimer konsisten tipis pun mudah dan cepat untuk diperbaiki (repair).

Geomembran, Apa Hubungannya dengan Geosintetik?

Geomembran merupakan salah satu bagian dari material geosintetik yang berfungsi sebagai lapisan impermeable. Geomembran biasa digunakan untuk memisahkan antara material cairan dengan material padat. Misalnya air dengan tanah atau limbah dengan tanah.

Mengapa Harus Menggunakan Geomembran?

Bukan tanpa alasan geomembrane banyak digunakan pada berbagai proyek konstruksi. Lembaran plastik ini digunakan di dalam tanah sebagai penghalang tahan air. Nah, di Indonesia sendiri, material geomembran yang paling banyak digunakan adalah jenis HDPE.

Dibandingkan dengan terpal biasa, geomembran menawarkan fungsi yang lebih baik karena memiliki berbagai kelebihan. Salah satunya adalah dapat dijadikan sebagai lapisan kedap untuk memisahkan material padat maupun cairan yang berupa limbah maupun bukan limbah.

Jika digunakan untuk TPA, contohnya, geomembran membuat tanah dasar di bawahnya tetap terjaga dan tidak tercemari karena sifatnya yang kedap air. Untuk mengetahui informasi lengkap mengenai geomembran, mari simak penjelasan di artikel ini!

Manfaat Geomembran Dalam Kehidupan

Bagi orang awam, istilah geomembrane mungkin terdengar asing. Padahal, sebenarnya manfaat geomembran sudah cukup banyak dalam kehidupan. Berikut ini beberapa di antaranya:

1. Diaplikasikan pada TPA

TPA merupakan lokasi tahap terakhir pengelolaan sampah sejak mulai timbul dari sumber, pengumpulan, pemindahan, pengolahan, hingga sampai ke pembuangan. TPA menjadi tempat bagi sampah untuk diisolasi secara aman agar tidak menimbulkan gangguan terhadap lingkungan sekitarnya.

Salah satu masalah di TPA adalah pengendalian pencemaran lindi, yakni pencemaran akibat limbah cair yang berasal dari air hujan yang menggenang pada timbunan sampah. Mengandung konsentrasi zat organik dan anorganik yang berbahaya, pencemaran lindi tidak boleh dibiarkan tanpa pengolahan lebih lanjut.

Infiltrasi pencemaran lindi yang cepat ke dalam tanah dapat menyebabkan pencemaran air tanah yang serius selama ratusan tahun. Untuk mengatasi kondisi ini, geomembran dapat diaplikasikan pada TPA karena fungsinya sebagai lapis kedap dapat menjaga tanah tetap asli dan tidak tercemar oleh mikroorganisme jahat pada sampah dan limbah.

Pada TPA, geomembran memegang peran penting sebagai penghalang terpenting dalam sistem anti rembesan. Geomembrane juga dapat dipakai sebagai bahan utama penutupan TPA jika TPA harus ditutup karena menumpuknya sampah yang semakin memicu lalat, bakteri, serta bau busuk yang memengaruhi lingkungan sekitar. Berikut sejumlah manfaat geomembran untuk TPA:

  • Sangat kedap udara sehingga cocok digunakan sebagai membran penyegelan TPA - Geomembrane terbuat dari partikel polietilen berdensitas tinggi yang memiliki sifat kedap air dan udara, yang secara efektif dapat memblokir perkembangbiakan lalat dan bakteri. Pengaplikasian geomembran juga memastikan bau sampah di TPA tidak menyebar ke luar.

  • Sangat kedap air - Geomembran tidak hanya menghalangi perkembangbiakan lalat dan bakteri serta penyebaran bau sampah, melainkan juga mencegah air hujan eksternal, embun, dan kelembapan lainnya. Manfaat ini efektif mencegah pencemaran air tanah.

  • Memiliki masa pakai yang sangat lama - Geomembran memiliki sifat tidak mudah terurai. Geomembran yang dikubur di bawah tanah mempunyai masa pakai mencapai lebih dari 50 tahun. Jika terpapar karena pemakaian luar pun, masa pakai geomembran bisa mencapai lebih dari lima tahun.

Khusus untuk pengaplikasian pada TPA, idealnya jenis geomembran yang dipakai adalah geomembran HDPE. Jenis HDPE ini terbuat dari resin polietilen densitas tinggi dan aditif lainnya seperti karbon hitam, antioksidan, penyerap ultraviolet, dan penstabil termal sehingga memiliki keunggulan sebagai berikut:

  • Tingkat kedap air yang baik.

  • Ketahanan korosi terhadap sebagian besar zat kimia.

  • Karakteristik mekanik dan pengelasan yang baik.

  • Karakteristik kerja yang baik pada suhu rendah.

  • Dapat dibuat menjadi berbagai ketebalan.

Tidak mudah menua dengan masa kerja yang lama, bisa sampai 70 tahun.

Dibandingkan dengan bahan konstruksi lainnya, geomembran TPA berbiaya relatif lebih rendah, ringan, serta mudah dilas dan dipasang. Geomembran juga memiliki sifat mekanik yang sangat baik dan sifat anti rembesan yang paling cocok untuk proyek TPA.


2. Untuk tempat budidaya

Untuk tempat budidaya, misalnya budidaya ikan, geomembran berfungsi mencegah air tambak berkurang akibat pasang surut air laut. Dengan kata lain, geomembran berguna menjaga kelangsungan hidup ikan yang dibudidayakan.

Geomembran menggantikan penggunaan terpal biasa yang memiliki banyak kekurangan, seperti rentan bocor, tidak tahan panas dan hujan, serta singkatnya masa pakai. Untuk tempat budidaya, geomembran jenis HDPE paling banyak dipakai karena terbuat dari polietilen densitas tinggi sehingga lebih tahan dan awet.

Geomembran HDPE juga tahan terhadap tusukan sehingga cocok untuk jenis tanah apa pun, misalnya tahan panas atau tanah korosi. Bahkan dengan sifatnya yang tahan terhadap zat asam, ketahanan geomembran HDPE bisa mencapai lebih dari 10 tahun pemakaian.

Manfaat tersebut tentu saja berpengaruh positif untuk menekan bujet karena Anda tidak perlu menciptakan kolam baru sampai lebih dari 10 tahun pemakaian. Berikut beberapa manfaat lain geomembran untuk tempat budidaya:

  • Meningkatkan kesehatan - Geomembran yang digunakan untuk kolam budidaya ikan, misalnya, dapat membuat ikan lebih sehat. Sebab, kolam geomembrane sangat mudah untuk diawasi dan dikontrol sehingga meminimalisir serangan hama dan penyakit.

  • Suhu air kolam lebih stabil - Kolam geomembran cocok untuk budidaya karena mampu menahan fluktuasi suhu pada kolam. Geomembran tahan terhadap paparan sinar UV sehingga tidak membuatnya menyerap panas yang meningkatkan suhu air.

  • Mencegah bau - Hasil budidaya yang diperoleh dari kolam geomembran, ikan misalnya, tidak akan bau tanah saat dikonsumsi. Hal ini berbeda jika dibandingkan dengan ikan yang berbau tanah akibat dibudidayakan pada kolam tanah.

  • Mudah diaplikasikan - Struktur geomembran fleksibel sehingga sangat mudah untuk diaplikasikan pada kolam budidaya dengan berbagai bentuk.


3. Membuat danau buatan

Danau buatan merupakan jenis danau yang terbentuk akibat aktivitas manusia. Biasanya, air danau berasal dari berbagai sumber seperti mata air, air tanah, air sungai, dan air hujan. Namun, pada danau buatan, air di danau tidak tercipta secara alami, melainkan dibangun oleh manusia dengan cara membendung sungai. Danau buatan juga biasa disebut dengan istilah setu (situ) atau embung. Beberapa fungsi danau buatan adalah:

  • Menampung cadangan air.

  • Tempat wisata atau rekreasi.

  • Mengendalikan banjir.

  • Tempat budidaya ikan air tawar maupun tanaman.

  • Tempat iritasi.

  • Tempat penelitian.

Dalam pembuatan danau buatan, geomembran bermanfaat mencegah kebocoran. Sebab, tetap ada kemungkinan retakan pada dasar atau dinding danau yang sudah dicor sekali pun. Dengan menggunakan geomembran, berkurangnya volume air akibat meresap ke dalam tanah dapat dicegah. Geomembran juga mencegah rembesan bakteri dari tanah masuk ke area danau sehingga menjaga kualitas air danau buatan.


4. Lapisan pada konstruksi jalan

Konstruksi jalan merupakan proyek yang meliputi berbagai kegiatan berikut ini:

  • Penggalian

  • Pengurugan

  • Pengerasan jalan

  • Konstruksi jembatan

  • Struktur drainase.


5. Pond lining untuk taman dan kolam

Geomembran memiliki fungsi sebagai lapisan retensi cairan untuk taman dan kolam. Contohnya adalah bak retensi dan penyumbatan permukaan berbahaya. Pond lining harus dilindungi dari benda tajam (misalnya batu) di bawah lapisan dan agar tidak tertusuk oleh benda apa pun di badan air. Nah, geomembran dapat memberikan perlindungan ini.

Taman dan kolam yang menggunakan geomembran sebagai pond liner dapat dengan sangat efektif menampung air. Geomembran membuat pemeliharaan ikan di kolam menjadi lebih terjaga dan aman. Menggunakan pond liner juga lebih praktis dan sederhana. Sebab, Anda tidak perlu membuat kolam permanen sehingga proses pembuatan kolam menjadi lebih mudah.

Berbagai fungsi geomembran di atas menjawab kebutuhan atas lapisan kedap untuk menghindari kehilangan air dalam saluran irigasi. Geomembran memungkinkan metode penampungan yang lebih murah dan cepat jika dibandingkan dengan metode konvensional.


Tips Memilih Geomembran yang Tepat

Agar bisa mendapatkan manfaat optimal dari geomembrane, pastikan Anda memilih produk yang tepat. Berikut beberapa tipsnya:


1. Pertimbangkan budget yang dibutuhkan

Geomembran dengan biaya awal rendah mungkin sama mahalnya dengan geomembran yang harganya lebih mahal di muka. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui budget geomembran sebenarnya dengan melihat biaya yang biasa dikeluarkan selama masa pakai produk.

Biaya awal geomembran dapat dipecah menjadi tiga, yaitu:

  • Biaya material

  • Biaya pemasangan

  • Biaya jaminan kualitas konstruksi (CQA)

Meskipun biaya material sangat menentukan budget yang dibutuhkan secara keseluruhan, budget yang akan dihabiskan untuk tenaga kerja juga harus dipertimbangkan. Saat mempertimbangkan budget yang dibutuhkan, masa pakai rata-rata geomembran juga harus diperhatikan.

Misalnya, geomembran yang rata-rata masa pakainya mencapai lebih dari 30 tahun, mungkin memerlukan biaya lebih di muka. Namun, keuntungan ke depannya mungkin lebih besar daripada geomembran dengan biaya awal yang lebih rendah yang hanya akan bertahan 10 hingga 15 tahun.


2. Ketahanan akan bahan kimia

Tips memilih geomembran yang tepat selanjutnya adalah mempertimbangkan ketahanannya akan bahan kimia. Geomembran yang tepat harus mampu menahan kebocoran kecil hingga besar. Contohnya, geomembran HDPE terkenal karena ketahanannya terhadap bahan kimia dan pelarut luar. Hal ini berhubungan dengan beberapa fakta berikut:

  • Sifat geomembran HDPE yang non-polar.

  • Resin polietilen (PE) sehingga memiliki ketahanan yang sangat tinggi terhadap bahan kimia dan media lainnya.

  • Tidak terpengaruh oleh larutan air garam, asam, dan alkali.


3. Umur pemakaian

Umur pemakaian geomembran sangat tergantung pada apakah geomembran tertutup atau terpapar oleh lingkungan di sekitarnya. Prediksi umur geomembran juga ditentukan berdasarkan beberapa faktor berikut ini:

  • Formulasi bahan pembuatannya

  • Jenis resin

  • Kandungan karbon hitam atau pewarna

  • Stabilisator pemrosesan jangka pendek

  • Antioksidan jangka panjang.

Jika geomembran mengalami perubahan formulasi (terutama aditif), prediksi masa pakainya juga akan berubah. Sebagai informasi, pengujian ketahanan geomembran di laboratorium dan kondisi lapangan memperkirakan geomembran HDPE dapat memiliki masa pakai (degradasi 50%) lebih dari 400 tahun.

Tentunya geomembran harus dirawat secara teratur agar terus berkinerja terbaik. Namun, jumlah perawatan yang diperlukan bervariasi dari satu geomembran ke geomembran lainnya. Beberapa geomembran, seperti HDPE, bisa terganggu oleh environmental stress cracking (ESC) atau retak tegangan lingkungan. Sementara yang lain, seperti EIA, direkayasa dengan sifat ekspansi termal rendah yang membuat geomembran ini lebih stabil secara dimensi.

ESC dapat terjadi kapan saja selama masa pakai geomembran. Artinya, Anda mungkin harus mengganti geomembran sebelum menikmati keuntungan maksimal dari budget yang sudah dikeluarkan.


4. Prefabrikasi atau jahitan geomembran

Pada banyak proyek besar, sistem geomembran prefabrikasi menjadi solusi sempurna untuk berbagai masalah yang mungkin akan dihadapi ke depannya.

Sistem geomembran prefabrikasi dapat membantu proses pemasangan, mulai dari pelapis tangki hingga reservoir irigasi seluas 40 acre. Geomembran dengan jahitan yang lebih sedikit memiliki beberapa keuntungan, di antaranya:

  • Memungkinkan proses instalasi yang lebih cepat dan lebih sederhana.

  • Meminimalkan biaya Construction Quality Assurance (CQA).

  • Keandalan sistem yang tinggi karena koneksi yang diproduksi di lapangan lebih sedikit.

  • Memungkinkan perusahaan memiliki satu jahitan setiap 350 kaki, bukan setiap 20 kaki.

  • Dapat dipesan khusus sesuai spesifikasi, tidak perlu membuat liner dan penutup stok pas.

  • Liner yang sudah diprefabrikasi tidak harus dijahit di tempat, yang dapat rentan terhadap cuaca dan kesalahan manusia.

  • Liner prefabrikasi juga mengurangi waktu pemasangan, tenaga kerja, dan memaksimalkan efisiensi.


5. Perawatan terhadap konstruksi

Beberapa geomembran memerlukan perawatan khusus. Sebagian besar kebocoran instalasi geomembran disebabkan oleh kerusakan selama penempatan penutup pelindung.

Karena itu, sebaiknya gunakanlah geomembran dengan tingkat ekspansi-kontraksi termal yang rendah. Sebab, jenis geomembran ini menyediakan desain, pemasangan, dan perawatan jangka panjang yang lebih sederhana.

Untuk memilih geomembran dengan biaya paling ekonomis seperti yang dijelaskan di atas, perhatikan beberapa rekomendasi berikut:

  • Ketahanan akan bahan kimia - Memperhatikan kompatibilitas jangka panjang. Gunakan geomembran yang tidak perlu diganti jika terjadi tumpahan kecil.

  • Perawatan terhadap konstraksi - Kurangi atau hilangkan tutup pelindung dan lapisan pelindung lainnya yang berlebihan.

  • Prefabrikasi atau jahitan geomembran - Mengurangi jumlah jahitan lapangan dan CQA.

Mempertimbangkan informasi mengenai pengertian, manfaat, dan tips memilih geomembrane, apakah Anda jadi berminat untuk menggunakan geomembran dalam proyek konstruksi? Jika iya, pertanyaan pertama yang muncul di benak Anda mungkin adalah di manakah material geomembran ini bisa didapat, terutama yang berkualitas baik.

Anda sekarang tak perlu susah-susah mencari perusahaan yang memproduksi geomembran, sebab kini ada Geosinindo yang hadir sebagai solusi dengan menyediakan aneka material geosintetik, termasuk geomembran. Kualitasnya tidak perlu diragukan karena Geosinindo hanya menyediakan produk berkualitas tinggi untuk para pelanggannya.

Geosinindo membuat Anda bisa dengan tenang menggunakan geomembran karena telah memastikan kualitas setiap bahan yang dipakai. Material geomembrane dihasilkan melalui proses pengujian di laboratorium terakreditasi GAI-LAP.

Proses pengujian di laboratorium terakreditasi GAI-LAP ini membuat setiap produk Geosinindo dapat dipastikan sesuai spesifikasi dan bisa dipercaya. Geosinindo juga menerapkan standar internasional ketat sehingga membuat seluruh material yang dihasilkan aman dan telah melalui proses produksi yang tepat.

Selain geomembran, ada sejumlah material geosintetik lain yang juga bisa Anda temukan di Geosinindo. Contohnya adalah geogrid, geosystem, geotekstil komposit, vertical wick drain, anchorage wall, material penyokong sistem drainase, hingga material keberlanjutan lingkungan.

Sejumlah solusi yang melibatkan penggunaan material geosintetik juga disediakan oleh Geosinindo. Misalnya proyek konstruksi jalan, filtrasi, perkuatan dasar timbunan, percepatan konsolidasi, sistem lapisan kedap, proteksi erosi dan garis pantai, sistem drainase, hingga hidrolik dan rekayasa kelautan.

Tidak hanya menyediakan produk geosintetik, Geosinindo juga menyediakan aplikasi, teknologi, dan teknik pemasangan canggih untuk kelancaran berbagai proyek Anda. Segera dapatkan geomembran dan material geosintetik lain hanya di Geosinindo. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, silakan klik di sini!