• Geosinindo Team

Geomembran Adalah Pelapis Kedap Air, Ini 6 Contoh Implementasinya

Diperbarui: 2 hari yang lalu




Geomembran adalah material geosintetik yang memiliki tingkat permeabilitas (tingkat kebocoran) sangat rendah. Dengan sifat dasar kedap air, geomembran sering dipakai sebagai pemisah cairan atau gas dengan lingkungan sekitarnya.


Misalnya seperti penampungan air yang biasa ditemui di kolam atau tambak. Selain itu, apa sajakah manfaat dan implementasi geomembran dalam kehidupan sehari-hari? Simak kelanjutannya berikut ini!


Geomembran adalah suatu lapisan dengan tingkat permeabilitas yang sangat rendah, kedap air, bahkan tahan cairan asam sekalipun. Geomembran dibedakan menjadi empat jenis sesuai dengan ciri dan fungsinya. Ada Flexibel Polypropylene (FPP), Ethyl Vinyl Acetate (EVA), Linear Low Density Polyethylene (LLDPE), dan High Density Polyethylene (HDPE).


Jenis HDPE merupakan yang paling umum digunakan karena mempunyai ketahanan tinggi dan dapat diaplikasikan pada jenis air apa pun, termasuk limbah pabrik. Untuk lebih jelasnya, berikut ini enam implementasi geomembran dalam berbagai industri!


1. Industri Perairan

Geomembran berperan penting dalam mendistribusikan air bersih kepada masyarakat. Hal ini disebabkan karena HDPE dapat mencegah kontaminasi air minum dari tanah dan polutan lainnya, serta mencegah hilangnya air melalui infiltrasi air ke tanah sekitarnya.


Melapisi bendungan atau kanal dengan geomembran dapat meminimalkan rembesan dan kebocoran. Geomembran juga digunakan sebagai lapis kedap sekunder untuk tangki penyimpanan bawah tanah, kolam surya, dan larutan air garam.


2. Industri Pertambangan

Penggunaan geomembran dalam industri pertambangan adalah sebagai bahan pelapis untuk kolam penguapan, bantalan heap leach, dan tailing impoundments.


Desain dan konstruksi bantalan heap leach diatur untuk melindungi lingkungan dari paparan bahan kimia berbahaya. Geomembran HDPE juga digunakan untuk menutup bekas tambang dan mencegah limbah mencemari lingkungan sekitarnya.


3. Industri Kelautan

Geomembran HDPE digunakan secara luas di industri kelautan, terutama dalam pembangunan dermaga apung atau platform dermaga yang didukung oleh ponton. Geomembran HDPE dapat melindungi busa flotasi ponton dari kerusakan yang ditimbulkan akibat aktivitas laut, kekuatan lingkungan, dan kontaminan lainnya di dalam air.


Selain itu, HDPE juga dapat menambahkan daya apung tambahan ke ponton, mencegah kerusakan dari kondisi cuaca ekstrem, dan meningkatkan umur panjang ponton secara keseluruhan.


4. Industri Pertanian

Dalam industri pertanian, geomembran adalah solusi yang banyak digunakan untuk berbagai kebutuhan. Geomembran, khususnya HDPE, banyak digunakan oleh petani karena dapat menahan tanah, waterproofing, dan melapisi pembibitan.


Selain itu, liner HDPE juga digunakan untuk menyediakan lapisan sebagai penahanan sekunder dalam tangki penyimpanan kimia dan pupuk.


5. Tempat Pembuangan Sampah

Di tempat pembuangan sampah, geomembran digunakan untuk melapisi tempat pembuangan sampah padat primer dan sekunder.


Alih-alih menutupi tempat pembuangan sampah setiap hari dengan tanah, liner geomembran dapat digunakan sebagai penutup harian alternatif. Liner geomembran juga dapat digunakan untuk mengalihkan air hujan dari lubang TPA.


6. Konstruksi Pembangunan

Terakhir, geomembran dapat diimplementasikan pada konstruksi pembangunan karena dapat menghalangi dan mencegah kelembapan di dinding dan fondasi bangunan. Selain itu, geomembran juga mampu mencegah pertumbuhan jamur dan menghalangi bahan kimia berbahaya yang bocor ke tanah atau air tanah di bawah pondasi bangunan.


Memanfaatkan lapisan geomembran adalah solusi yang lebih praktis dan efisien untuk berbagai industri dan sektor lainnya. Dapatkan produk geomembran terbaik hanya di Geosinindo.


Produk geomembran dari Geosinindo memiliki ketahanan kimia yang sangat baik, hemat biaya, anti-UV, ketersediaan dan pengiriman cepat, serta pemasangan yang mudah dan cepat.