• Geosinindo Team

Geomembrane: Kenali Jenis dan Ketahanannya


geomembrane

Geomembran adalah salah satu jenis material geosintetik yang memiliki sifat kedap air. Biasanya, material ini digunakan untuk mengontrol pergerakan fluida (cairan). Beberapa contoh penerapan geomembran adalah untuk mencegah kebocoran bahan kimia cair berbahaya, melindungi penyimpanan air minum, dan menghindari kebocoran saluran irigasi.


Namun, artikel kali ini tidak akan membahas tentang penerapan geomembran. Di sini, Anda akan menemukan uraian mengenai jenis-jenis geomembran serta beberapa hal yang harus diperhatikan untuk menjaga ketahanannya.


Mari simak bersama!


Jenis-jenis geomembran

Geomembran adalah material yang terus dikembangkan. Sebisa mungkin, inovasinya bisa melahirkan produk yang mampu mengendalikan fluida dengan optimal. Maka, tidak mengherankan jika jenis geomembran yang ada di pasaran sekarang begitu beragam. Berikut adalah beberapa jenis geomembran yang umum digunakan.

  • PVC

PVC atau polyvinyl chloride merupakan bahan termoplastik tahan air yang terbuat dari kombinasi vinil, plasticizer, serta stabilizer. Geomembran jenis PVC disukai karena tidak mudah robek dan lebih elastis. Umumnya, tipe ini digunakan pada proyek pembangunan kanal, remediasi tanah, tempat pembuangan sampah, pelapis penampungan limbah, hingga pelindung tangki air.

  • RPE

Berikutnya ada RPE atau reinforced polyethylene. Geomembran RPE adalah material yang terbuat dari kain polietilen. Umumnya, tipe ini digunakan pada proyek penahanan air jangka panjang serta pengolahan limbah industri (terutama yang berupa fluida).


RPE cocok untuk pembuatan kanal, menjadi pelapis kolam penampungan air sementara, hingga pertanian. Kelebihannya terletak pada ketahanan kimia yang tinggi dan stabil terhadap paparan ultraviolet (UV).

  • HDPE

Ciri khas dari geomembran jenis HDPE atau high-density polyethylene adalah sifatnya yang tahan terhadap sinar UV dan suhu tinggi, properti mekanis yang lebih kuat, dan tahan lama.

HDPE merupakan jenis geomembran yang paling banyak digunakan dan dicari.


HDPE juga memiliki level ketebalan paling tinggi jika dibandingan dengan tipe geomembran lain sehingga memiliki properti yang lebih baik pula. Salah satu contoh penerapannya adala HDPE pipe pada proyek pembuatan saluran kolam, kanal, maupun bendungan.

  • LLDPE

LLDPE atau linear low-density polyethylene dibuat dari resin polietilen murni. Kandungan tersebut membuat LLDPE tahan terhadap paparan UV dan juga perubahan suhu ekstrem. Selain itu, LLDPE juga tidak beracun, tidak berbau, dan tidak berasa.


Geomembran LLDPE bersifat lebih lentur dibandingkan HDPE. Geomembran ini biasanya digunakan pada proyek yang bersinggungan langsung dengan asam, alkali, atau pelarut organik.

  • RPP

Jenis geomembran selanjutnya adalah RPP atau reinforced polypropylene. RPP pada dasarnya terbuat dari polypropylene copolymer dengan kestabilan UV dan telah diperkuat dengan poliester. Kombinasi tersebut menghasilkan bahan yang sangat fleksibel, stabil, dan tahan terhadap reaksi kimia berbahaya.

  • EPDM

Terakhir ada EPDM atau ethylene propylene diene monomer. Ciri utamanya yaitu tekstur yang mirip dengan karet sehingga menawarkan fleksibilitas tinggi.


Geomembran EPDM cocok untuk proyek yang memiliki kondisi cuaca ekstrem. Salah satu contoh penerapannya adalah dalam pembangunan bendungan di wilayah gurun.


Hal yang Mempengaruhi Ketahanan Geomembran

Ada beberapa faktor yang memengaruhi ketahanan geomembran. Faktor yang paling berpengaruh di antaranya adalah paparan sinar UV, reaksi kimia keras, organisme kontaminan, hingga perubahan cuaca yang ekstrem. Selain itu, perlu diperhatikan juga aktivitas manusia yang dapat menyebabkan kerusakan pada geomembran, yaitu resiko mengalami sobekan atau terjadinya kebakaran.


Untuk itu, pemilihan geomembran harus dilakukan dengan cermat. Hal utama yang harus diperhatikan adalah kondisi lokasi. Jika lokasi proyek berada di kondisi cukup ekstrim, pilihlah geomembran dengan ketebalan lebih tinggi agar tidak mudah mengalami kerusakan. Jangan lupa juga untuk memperhatikan kedalaman struktur penahanan fluida.


Geomembran adalah salah satu jenis material geosintetik. Produk yang satu ini memiliki beragam jenis yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan proyek. Butuh geomembran untuk proyek baru Anda? Tidak perlu bingung mencari karena Geosinindo menyediakan geomembran dan material geosintetik lainnya dengan kualitas terbaik untuk Anda.


Seluruh produk telah teruji di Laboratorium Terakreditasi GAI-LAP untuk memastikan keamanannya. Geosinindo juga telah menerapkan standar internasional dalam proses produksi sehingga spesifikasi produk pun terjamin. Dapatkan segera geomembran berkualitas untuk proyek Anda, hanya di Geosinindo!