• Geosinindo Team

Apa Saja Jenis dan Fungsi Geogrid dalam Konstruksi?

Diperbarui: 2 hari yang lalu


jenis dan fungsi geogrid

Apa itu geogrid?

Geogrid adalah salah satu jenis geosintetik yang menawarkan fungsi penguatan, stabilisasi, filtrasi, bahkan penyaringan bila digunakan dengan pengisi agregat berukuran tepat. Material ini terbuat dari bahan polimer seperti polipropilen, polietilen, atau poliester yang digunakan secara luas dalam aplikasi teknik sipil.

Jenis bahan geosintetik ini dibuat dengan berbagai cara, seperti:

  • Memanjang dalam satu atau dua arah untuk meningkatkan sifat fisik.

  • Dibuat dengan bantuan mesin tenun atau rajut menggunakan prosedur terbaik.

  • Dibentuk dengan menggabungkan batang dan tali.

Jenis-Jenis Geogrid

Ada empat jenis geogrid, masing-masing dirancang dan diproduksi untuk aplikasi konstruksi tertentu dengan berbagai sifat indeks geometris dan struktural. Berikut penjelasannya:


1. Geogrid Uniaksial

Geogrid Uniaksial (UX) diorientasikan sepanjang "arah mesin" longitudinal dari lembaran polimer yang diekstrusi, sehingga menghasilkan struktur kisi yang terdiri dari rusuk sempit yang panjang.

2. Geogrid Biaksial

Geogrid biaksial (BX) diregangkan dalam dua arah, memanjang dan melintang, sehingga mampu mendistribusikan tegangan secara merata di kedua arah.

Memberikan geogrid kemampuan untuk mendistribusikan beban ke area yang lebih luas dari biasanya sambil meningkatkan kapasitasnya dalam aplikasi stabilisasi dasar,

3. Geogrid Triaksial

Geogrid Triaksial (TX) merupakan versi terbarukan dari geogrid biaksial. Jenis geogrid ini memiliki rusuk diagonal tambahan yang meningkatkan kekakuan dalam bidang produk.

4. Komposit Geogrid-Geotekstil

Komposit geogrid-geotekstil terdiri dari dua jenis material yang dipanaskan atau di-las sonik bersama-sama untuk menghasilkan elemen perkuatan dan pemisah yang efektif. Biasanya material ini digunakan untuk kondisi tanah dasar yang sangat menantang.

Saat kriteria pemisahan filtrasi tanah dasar tidak dapat dipenuhi dengan bahan pengisi bergradasi memadai, komposit geogrid-geotekstil ideal untuk digunakan. Jenis geogrid ini memungkinkan tanah dasar dapat disaring dengan tepat sehingga mencegah kontaminasi dari urugan granular di atasnya.

Apa saja manfaat geogrid?

Geogrid digunakan secara luas dalam proyek teknik sipil untuk tiga aplikasi utama, yaitu:

  • Memungkinkan pembangunan permukaan kerja yang kokoh di atas kondisi tanah yang lunak.

  • Meningkatkan masa pakai perkerasan jalan.

  • Mengurangi penampang struktural jalan beraspal dan jalan tidak beraspal untuk masa pakai tertentu.

Implementasi Geogrid Dalam Konstruksi Timbunan

Jika diimplementasikan dalam konstruksi timbunan untuk stabilisasi tanah dan perkuatan tanah, geogrid mampu memberikan manfaat berikut ini:

  • Meningkatkan daya dukung tanah dasar yang lemah - Meningkatkan keamanan dan ketahanan seismik dengan menstabilkan lereng dan meningkatkan kekuatan tanah.

  • Meningkatkan daya dukung pada proyek perkeretaapian dan menstabilkan pemberat rel dan alas rel - Meningkatkan kinerja dengan membatasi pergerakan dan perpindahan pemberat rel sehingga lebih sedikit perawatan.

  • Mengurangi penurunan diferensial - Memberikan alternatif yang sangat baik pada beton tuang untuk transfer beban dan platform kerja di mana tanah dasar bersifat lunak.

Itu tadi informasi mengenai apa saja jenis dan fungsi geogrid dalam kehidupan yang perlu Anda ketahui. Jika Anda sedang mencari produk geogrid bermutu tinggi, temukan di Geosinindo. Geosinindo menyediakan material geogrid berkualitas baik untuk seluruh pelanggan.

Tidak hanya menawarkan produk geogrid, Geosinindo juga menyediakan aplikasi, teknologi, dan teknik pemasangan tercanggih untuk memastikan kelancaran berbagai proyek Anda. Segera dapatkan geogrid dan material geosintetik lain hanya di Geosinindo. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut,silakan klik di sini.