• Geosinindo Team

10 Fakta Tentang Woven Geotextile yang Penting Anda Ketahui


fakta woven geotextile

1. Termasuk Salah Satu Jenis Geotextile

Fakta pertama tentang woven geotextile adalah material ini termasuk dalam bahan geotextile. Geotextile sendiri merupakan material yang terbuat dari bahan polymer. Sebagai keluarga geotextile, material ini memiliki sifat permeabel (dapat ditembus oleh partikel air). Dengan sifat tersebut, memungkinkan air untuk mengalir menembus geotextile.

Mulanya, geotextile dimaksudkan menjadi alternatif bahan untuk filter tanah granular. Penggunaan pertamanya dilakukan pada tahun 1950-an oleh R.J. Barrett. Kala itu, geotextile disebut dengan istilah kain saring dan digunakan sebagai tambahan beton pracetak pada tembok laut, blok kontrol erosi, dan dalam situasi pengendalian tanah lainnya.

Geotextile merupakan material yang unik karena menggunakan gaya yang berbeda dari kain tenun monofilamen. Ciri khasnya terletak pada persentase area terbuka yang relatif tinggi (bervariasi antara 6-30%). Inilah kemudian yang menyebabkan bahan geotextile memiliki permeabilitas tinggi, retensi tanah, kekuatan yang memadai, dan perpanjangan yang tepat sehingga cocok untuk fungsi filtrasi atau penyaringan. Hal ini pun bisa ditemukan pada woven geotextile.


2. Berbentuk Lembaran yang Dianyam

Ciri khas woven geotextile yang paling mudah dikenali adalah bentuknya. Material ini terbuat dari serat polymer yang dijalin dengan teknik anyam atau tenun hingga membentuk lembaran berukuran besar. Teknik anyaman ini membuat woven geotextile memiliki kekuatan tarik yang tinggi. Selain itu, tekstur anyaman juga menciptakan “pori-pori” pada lembaran bahan sehingga memberikan sifat permeabel.

Pori-pori pada woven geotextile memiliki ukuran yang tidak terlalu besar. Dengan begitu, lembaran ini dapat ditembus partikel seperti air, tanpa harus menghanyutkan partikel lain yang ukurannya lebih besar dan padat seperti tanah dan pasir.

Teknik anyaman ini membuat geotextile menjadi memiliki kuat tarik pada dua arah. Kain woven geotextile tersusun dua utas dari arah horizontal dan vertikal. Benang horizontal disebut pakan (weft) dan benang vertikal disebut lungsin (warp). Lalu, apa bahan yang digunakan untuk membentuk benang penyusun tersebut?

Umumnya, woven geotextile terbuat dari benang polymer. Tipe woven geotextile berdasarkan material penyusunnya adalah sebagai berikut:


  1. Geotextile PP Merupakan jenis lain dari kain woven geotextile yang terbuat dari 100% polypropylene polymer. Geotextile jenis ini memiliki sifat yang baik untuk ketahanan kimia dan pemisahan material. Biasanya digunakan untuk memperkuat dinding penahan, bangunan linier, tempat pembuangan sampah, dan saluran pembuangan.

  2. Geotextile PET Geotextile PET adalah jenis lain dari woven geotextile yang terbuat dari 100% PET. Jenis geotextile ini memiliki regangan rendah ketika terjadi peningkatan tekanan dan menyediakan berbagai pilihan kekuatan tekan. Aplikasinya adalah untuk memperkuat tanggul, bangunan penahan, konstruksi linier, lereng curam, tempat pembuangan limbah, dan juga timbunan sampah.


3. Memiliki Kekuatan Tarik yang Tinggi

Selain karakteristik yang disebutkan pada poin-poin sebelumnya, woven geotextile juga memiliki kekuatan tarik (tensile strength) yang tergolong tinggi. Kekuatan tarik sendiri menunjukkan ketahanan maksimum benda saat diregangkan atau ditarik, sebelum putus. Ini merupakan kebalikan dari kekuatan tekan (compressive strength).

Jika dibandingkan, woven geotextile memiliki kekuatan tarik yang lebih tinggi dibanding non-woven geotextile. Dengan kekuatan tarik tinggi, woven geotextile cocok untuk proyek konstruksi yang butuh ketahanan tinggi terhadap beban, misalnya konstruksi jalan raya. Selama aplikasi untuk proyek konstruksi jalan, geotekstil ditempatkan pada bahan basah, compressible (dapat ditekan), atau lunak yang menunjukkan sedikit kekuatan alami.

Dalam proyek konstruksi jalan, woven geotextile akan berperan sebagai pemisah (separator) agar air tidak tercampur dengan lapisan. Hal ini bisa menghindari terjadinya kontaminasi antara tanah dasar dengan material timbunan dengan geogrid.


4. Woven Geotextile Berbeda dari Geomembrane

Perlu diingat, woven geotextile berbeda dari geomembrane. Keduanya memang sama-sama terbuat dari bahan sintetis dan bisa diaplikasikan pada proyek rekayasa geoteknik. Perbedaannya terletak pada sifat permeabel bahan. Ketika dibandingkan, tingkat permeabilitas woven geotextile lebih tinggi dari geomembrane. Ini mengakibatkan geomembrane lebih cocok jika diaplikasikan pada pekerjaan yang berhubungan dengan kontrol migrasi cairan atau gas. Woven geotextile lebih cocok untuk pekerjaan teknik sipil dengan fungsi perkuatan tanah.

Tampilan luarnya pun sangat berbeda. Woven geotextile memiliki tekstur berupa lembaran anyaman dan berpori. Sedangkan, tampilan fisik geomembrane cenderung lebih kaku. Tingkat kepadatannya pun tinggi dengan transmisi uap (air dan pelarut yang baik). Dengan sifat yang berbeda, maka penggunaan keduanya pun berbeda.

5. Fungsi Utama untuk Perkuatan

Sekarang masuk ke fungsi woven geotextile. Fungsi utama dari material woven geotextile adalah untuk pekerjaan perkuatan. Biasanya, material ini ditambahkan pada struktur tanah yang kekuatan alaminya rendah. Woven geotextile akan memberikan kekuatan ekstra pada konstruksi yang dibangun.

Perlu diingat, fungsi perkuatan ini berbeda dari stabilisasi. Pekerjaan stabilisasi berarti menyediakan drainase air pada lapisan tanah yang cenderung tidak stabil. Tujuannya adalah mengeringkan air yang mengalir pada lapisan tanah tersebut. Sedangkan, pekerjaan perkuatan menawarkan kekuatan ekstra pada keseluruhan konstruksi. Jika diibaratkan, material woven geotextile adalah pengisi pada lapisan tanah agar kekuatan strukturnya tetap optimal.

Fungsi perkuatan ini muncul berkat teknik pembuatan woven geotextile itu sendiri. Woven geotextile diproduksi dari benang individu khusus. Benang yang digunakan pun terbuat dari berbagai jenis bahan, mulai dari benang fibrilasi, slit films, hingga monofilamen. Jalinan anyaman khusus ini menghasilkan lembaran yang kuat namun elastis sehingga mampu menahan beban yang amat berat.


6. Bisa Juga Digunakan Sebagai Filtrasi

Selain fungsi perkuatan, woven geotextile juga memiliki fungsi filtrasi. Itu artinya, woven geotextile dapat digunakan untuk menahan struktur asli lapisan tanah saat air melewatinya. Menariknya, aplikasi woven geotextile bekerja secara fleksibel. Di saat tidak terdapat aliran air yang melalui struktur tanah, maka fungsi filtrasi atau penyaringan tidak diperlukan lagi. Namun, jika fungsi filtrasi diperlukan, maka woven geotextile pun dapat bekerja dengan optimal.

Dalam fungsi filtrasi ini ini, aliran air akan melewati sistem. Setelah itu, partikel tanah yang melalui sistem pun disaring. Partikel yang mengumpul kemudian akan menjadi lapisan filtrasi tambahan sehingga penyaringan pun lebih maksimal.

Kelebihan woven geotextile sebagai filter adalah sifatnya yang hemat tempat. Jika Anda sedang mengerjakan proyek yang butuh penghematan ruang, bahan ini akan cocok. Sebab, woven geotextile menempati area yang lebih sedikit, terutama jika dibandingkan dengan struktur filtrasi batu. Oleh karenanya, jika Anda memiliki keterbatasan ruang, material geotextile tenun ini bisa menjadi alternatif pengganti struktur beton.


7. Kegunaannya Termasuk untuk Pemisahan dan Stabilisator

Bisa dibilang, woven geotextile adalah material yang multifungsi. Selain untuk perkuatan serta flitrasi, material ini juga memiliki fungsi pemisahan dan juga stabilisator.

Sebagai pemisah atau separator, woven geotextile dapat memisahkan dua material yang berbeda sehingga kandungan partikel di dalamnya tidak tercampur. Apa yang dimaksud dengan pencampuran kandungan partikel? Misalnya adalah saat lapisan tanah asli tercampur dengan bahan pengisi (fill-in) atau lapisan perkerasan baru dengan yang lama. Salah satu contoh penerapan fungsi pemisahan adalah pada proyek pembuatan jalan raya.

Sedangkan, fungsi stabilisator bekerja di saat woven geotextile ditempatkan di antara agregat dan lapisan tanah dasar. Penambahan material ini akan menahan agregat dan memperkuat lapisan tanah di sekitarnya. Geotextile tenun juga akan menjaga lumpur di bawah lapisan paling dasar tetap berada pada posisinya dan membantu menjaga pembersihan seminimal mungkin.

Woven geotextile yang digunakan untuk stabilisasi tanah akan meminimalisir aliran dan mencegah tercampurnya agregat dengan tanah lunak di bawahnya. Selain itu, material ini juga akan menghilangkan kebutuhan terhadap batu tambahan. Artinya, Anda bisa menekan pengeluaran. Terlebih, woven geotextile juga tahan lama sehingga periode pemakaiannya tergolong lama.


8. Aplikasi Woven Geotextile Cukup Beragam

Woven geotextile dapat digunakan untuk beragam keperluan, terutama untuk proyek teknik sipil. Dengan kuat tarik yang tinggi dan elongasi yang rendah, material geotextile ini cocok untuk proyek yang memerlukan perkuatan tanah.

Material ini juga populer diterapkan di industri konstruksi untuk stabilisasi tanah, pengurangan kebisingan di jalan raya dan kereta api, pembangkit listrik energi alternatif, dan kegunaan lainnya.

Di samping itu, bahan woven geotextile juga memiliki kapabilitas untuk digunakan pada aplikasi teknik sipil seperti dinding penahan tanah dan stabilisasi lereng. Penambahan material ini akan memperbaiki struktur tanah yang berongga sehingga kejadian seperti erosi dapat diminimalisir.


9. Menawarkan Berbagai Kelebihan

Secara garis besar, woven geotextile memiliki beragam karakteristik khusus. Selain tekstur berupa anyaman dan sifat yang cukup permeabel, selain itu, geotextile tenun juga memiliki kekuatan tarik dan daya tusuk tinggi, membuatnya tidak mudah rusak jika ditembus material lain yang tidak diperlukan.

Geotextile cenderung elastis dan fleksibel karena terbuat dari bahan polymer sintetis. Ini membuat geotextile tenun memiliki performa yang cenderung stabil, cocok untuk penggunaan pada proyek jangka panjang.

Kelebihan lain dari woven geotextile adalah sifatnya yang tahan terhadap suhu tinggi. Material ini akan tetap stabil meski terpapar panas tinggi dan sinar UV. Ini akan membuat bahan yang terlapisi material geotextile tenun tidak terkena radiasi dari paparan sinar matahari. Dengan perlindungan terhadap sinar matahari, otomatis lapisan struktur pun akan lebih stabil dan tidak berubah.


10. Bisa Didapatkan di Geosinindo

Tertarik untuk menggunakan woven geotextile pada proyek Anda? Material yang satu ini bisa Anda dapatkan melalui Geosinindo. Tidak perlu khawatir dengan kualitasnya. Sebab, seluruh material dari Geosinindo, termasuk woven geotextile, telah diuji di Laboratorium Terakreditasi GAI-LAP untuk mengecek kualitas dan memastikan spesifikasi. Di samping itu, seluruh material yang ditawarkan Geosinindo selalu tersedia untuk berbagai jenis proyek.

Berikut adalah beberapa produk woven geotextile yang ditawarkan oleh Geosinindo dan bisa Anda gunakan untuk berbagai proyek teknik sipil:


  • Geo-Reinfox*

Geo-Reinfox* merupakan produk woven geotextile yang terbuat dari polimer termoplastik dan diproses secara khusus untuk memberikan kekuatan tarik yang tinggi. Penambahan penstabil ultraviolet (UV) memberi Geo-Reinfox* ketahanan yang dibutuhkan dalam proyek konstruksi. Geo-Reinfox* telah digunakan selama beberapa dekade di Indonesia dalam aplikasi seperti konstruksi jalan, perkuatan lereng dan dinding, perkuatan basal, hingga perkeretaapian.


  • Speravi®

Woven geotextile Spravi® diproduksi menggunakan filamen polyester berkekuatan tinggi, menghasilkan kekuatan tarik tinggi pada ekstensi kerja rendah dengan creep minimal hingga 120 tahun. Fungsi utamanya adalah penguatan. Namun, produk ini juga menawarkan fungsi pemisahan dalam banyak kasus. Kekuatan tarik berkisar dari 100 kN/m hingga 1.600 kN/m. Cocok untuk proyek konstruksi jalan, penguatan basal, tulangan lereng dan dinding, tanggul bertumpuk, serta konstruksi rel kereta api dan runway lapangan udara.


  • Mirafi® HPa

Mirafi® HPa menyediakan semua fungsi relevan untuk jalan dan platform pendukung beban lainnya, terutama yang dibangun di atas tanah dasar lunak. Mirafi® HPa menawarkan mobilisasi ketahanan tarik untuk manfaat penguatan dengan tingkat regangan kerja rendah (sekitar 2%), aliran air yang tinggi untuk pembuangan tekanan pori berlebih yang cepat, dan koefisien interaksi yang unggul untuk memberikan pengekangan pada penyebaran lateral agregat pada antarmuka geotextile dan lapisan agregat struktural.


Demikian ulasan mengenai material woven geotextile. Bisa disimpulkan, material yang satu ini merupakan jenis geotextile khusus yang dihasilkan melalui proses tenun. Kain geotextile tenun pun tergolong efisien baik dari segi biaya maupun waktu.

Disebut efisien biaya karena sifatnya yang tahan lama berkat kapasitas beban tinggi, jadi Anda tidak perlu melakukan penggantian terus-menerus. Selain itu, material ini pun fleksibel sehingga penyimpanannya tidak memakan tempat. Untuk masalah waktu, woven geotextile dapat diaplikasikan dengan mudah tanpa memerlukan dukungan bahan lain atau alat khusus. Dengan catatan, pemasangan dilakukan secara teliti dan menggunakan penghitungan yang akurat.

Dengan kapasitas beban yang tinggi, woven geotextile dapat digunakan untuk berbagai proyek konstruksi dan teknik sipil, seperti pembuatan jalan raya, runway bandara, hingga rel kereta api. Bukan hanya itu, material tenun ini juga memiliki ketahanan tinggi terhadap panas serta paparan sinar UV sehingga cocok digunakan untuk membuat pelindung tanaman yang diletakkan di atap.


Beberapa jenisnya juga dapat menahan bahan kimia sehingga dapat digunakan untuk saluran pembuangan limbah pabrik. Terkadang, bahan woven geotextile juga diterapkan pada tempah pembuangan sampah, tepatnya untuk menampung lindi atau cairan yang keluar dari sampah. Hasil tampungan tersebut kemudian digunakan untuk membuat pupuk kompos cair.

Apakah proyek konstruksi Anda selanjutnya memerlukan fungsi perkuatan, separasi, filtrasi, atau stabilisator? Material woven geotextile ini bisa dipertimbangkan. Anda bisa mendapatkan geotextile tenun berkualitas melalui Geosinindo. Seluruh produk Geosinindo, termasuk geotextile, telah diuji di Laboratorium Terakreditasi GAI-LAP untuk mengecek kualitas dan memastikan spesifikasi. Geosinindo juga memastikan bahwa seluruh produknya selalu tersedia untuk berbagai jenis proyek, baik konstruksi maupun teknik sipil. Untuk detail lebih lanjut mengenai pemesanan dan konsultasi pemasangan produk, silakan klik di sini!