banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner

Konstruksi Pelindung Erosi Instalasi Pengolahan Air Limbah, Bontang, 2008

Pada suatu area industri di Bontang, Kalimantan Timur terdapat konstruksi equalisation pond dan emergency pond yang harus dilindungi dari gerusan gelombang dan pasang surut air laut. Konstruksi pencegah erosi yang telah direncanakan oleh konsultan yang ditunjuk adalah konstruksi menggunakan blok-blok beton.

Konstruksi blok-blok beton telah banyak digunakan sebagai salah satu metode penanggulangan erosi. Konstruksi ini prinsipnya adalah mengandalkan berat material blok beton sendiri dan keterkuncian (interlocking) hubungan antara blok-blok beton yang harus ditata sedemikian rupa dengan tepat sehingga dapat bekerja, baik secara bersama-sama keseluruhan konstruksi atau per blok beton untuk mengantisipasi gaya-gaya eksternal yang bekerja.

Namun kekurangan konstruksi blok beton ini salah satunya adalah kesulitan dalam proses pelaksanaan di lapangan yaitu pada saat pekerjaan pemasangan dan penataan blok beton untuk areal di bawah permukaan air. Oleh karena itu, pemasangan blok beton hanya dapat dilakukan pada saat permukaan air surut.

Konstruksi matras beton adalah salah satu solusi alternatif untuk menanggulangi permasalahan erosi pada tepi laut atau sungai. Konstruksi ini memadukan penggunaan material geosintetik yang berfungsi sebagai bekisting dan mortar beton sebagai material pengisi di dalamnya.

Material geosintetik yang diaplikasikan pada konstruksi matras beton ini adalah material geotekstil woven yang terbuat dari polimer polyamide dan polyethylene yang diperkuat dengan benang-benang perkuatan di sisi dalamnya, serta dibentuk sedemikian rupa untuk dapat mengakomodasi perubahan geometri lereng sampai pada batas-batas tertentu.

Mortar beton sebagai material pengisi matras beton berupa campuran yang terdiri dari semen, pasir, dan air dengan nilai rasio air-semen sebesar 0,6.

Kelebihan dari konstruksi matras beton ini adalah proses pemasangan yang tidak perlu menunggu waktu muka air surut. Selain itu tebal lapisan beton yang diperlukan menjadi lebih tipis dibandingkan dengan blok beton sehingga dapat menghemat biaya material konstruksi. Dalam proyek ini ketebalan beton dapat direduksi sampai 60% dibandingkan dengan konstruksi blok beton konvensional.


Proses pemasangan matras beton untuk proteksi erosi

Berdasarkan data tinggi gelombang, kecepatan arus, dan geometri lereng untuk menentukan tebal lapisan matras beton, serta perhitungan stabilitas konstruksi yang melibatkan resultan gaya-gaya yang bekerja, maka material geotekstil matras beton yang sesuai untuk digunakan pada proyek ini adalah dengan ketebalan 150 mm. Sebagai lapis filtrasi digunakan material geotekstil nonwoven di bawah matras beton tersebut.

sole distributor for