banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner

Konstruksi Jalan Akses Area Pengeboran Minyak, Kisaran, 2005-2006

Salah satu perusahaan besar dalam bidang pengeboran minyak bumi tengah mencari sumber minyak baru di luar wilayah Riau. Salah satu lokasi yang diperkirakan mengandung sumber minyak bumi yang cukup banyak adalah daerah Kisaran, Rantau Prapat.

Namun terdapat kendala yaitu jalan akses untuk mencapai lokasi tersebut adalah tanah dasar yang sangat lunak. Adapun dari hasil penyelidikan tanah (SPT) dapat diketahui bahwa lapisan teratas tanah dasar setebal 5 – 6 m didominasi oleh tanah organik atau gambut yang sangat lunak (n-SPT = 0). Sehingga daya dukung tanah dasar adalah sangat rendah dan tidak dapat mendukung beban kerja di atasnya yang berupa timbunan tanah (badan jalan) dan beban kendaraan. Permasalahan yang berpotensi muncul pada kondisi tersebut adalah kelongsoran timbunan di atas tanah lunak yang kemudian dapat mengakibatkan konstruksi jalan mengalami kegagalan.

 

Perhitungan perancangan mencakup analisis daya dukung tanah dasar, stabilitas timbunan dan lain sebagainya dilakukan menggunakan program Plaxis 7.2. yang berbasis Metode Elemen Hingga dengan data sebagai berikut :

  • - Tanah dasar berupa tanah gambut setebal 6 m.
  • - Tanah timbunan menggunakan tanah merah setebal 70 cm.
  • - Badan jalan menggunakan sirtu setebal 30 cm.
  • - Beban kendaraan dan muatan mencapai 50 ton.

 

 

 

 

 

 

 

 


Gambar potongan melintang timbunan dengan perkuatan Polyfelt PEC 50

 

 

Polyfelt PEC merupakan geotekstil komposit terdiri dari geotekstil non-woven dan woven. Polyfelt PEC tidak hanya memiliki kuat tarik tinggi, tetapi juga elongasi dan creep yang rendah. Selain itu, dengan adanya bagian non-woven, dapat memiliki fungsi separasi sekaligus drainasi yang baik secara vertikal maupun horisontal. Hasil analisis stabilitas konstruksi timbunan yang telah diperkuat dengan geotekstil Polyfelt PEC 50 , melalui permodelan konstruksi dan analisis stabilitas menggunakan program Plaxis 7.2. adalah faktor keamanan konstruksi yaitu sebesar FK=1,30 dan pola serta besar displacement konstruksi seperti gambar dan grafik di atas.

sole distributor for